[JAKARTA] Sistim pendidikan searah hanya dari guru dan siswa
dalam sebuah kelas tampaknya sudah tidak aktual lagi di abad 21 ini.
Perkembangan teknologi pendidikan yang sangat berguna dan mudah didapat menjadi
upaya agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan. Tentunya para guru juga
harus selalu update dengan sistim pendidikan yang ada di seluruh dunia sebagai
pembanding.
Teknologi pendidikan mampu mengubah metode/system belajar yang sifatnya masih
konvensional atau manual ke system belajar mengajar yang lebih interaktif
karena merupakan sarana pembelajaran multimedia yang berupa media teks, grafis,
foto, gambar, audio, video serta animasi secara integrasi.
Dapat meningkatkan daya serap serta animo belajar siswa yang sangat fantastis
yaitu menggunakan sarana yang dapat membangkitkan motivasi belajar siswa yang
tinggi serta menjadikan suasana belajar mengajar yang menyenangkan. Sarana ini
memungkinkan pelaksanaan proses belajar mengajar menjadi aktif, kreatif,
efektif dan menyenangkan bahkan dapat dilakukan kapan saja baik di dalam maupun
di luar ruang kelas sehingga proses pembelajaran menjadi sangat produktif
dengan hasil akhir akselerasi penyerapan materi belajar yang sangat cepat dan bermutu
tinggi.
"Saat ini siswa di sejumlah negara sudah dekat dengan perangkat teknologi,
setidaknya mereka sudah terbiasa mencari informasi tambahan dari internet,
siswa sudah terbiasa dengan perangkat selular canggih. Dengan kemampuanÂkemampuan
awal tersebut para siswa juga harus disiapkan di dalam kelas dengan teknologi
yang biasa mereka gunakan, "jelas Magnus Bengtsson, seorang pengamat
pendidikan berbasis teknologi dari Promethean UK saat bertemu wartawan di
Jakarta awal pekan lalu.
Teknologi lanjut Magnus harus dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan,
mengeksplorasi dan membayangkan, bagaimana berpikir yang nantinya akan membawa
kesuksesan. "Dengan tersedianya perangkat belajar yang berbasis teknologi
maju, siswa bisa belajar tambahan di rumah masingÂmasing atau secara online
bisa belajar dengan temanÂtemannya di tempat berbeda."
Saat ini di dunia teknologi pendidikan berkembang apa yang disebut Interactive
Whiteboard Type Promethean ActivBoard 595 Pro Mobile System with EST Projector.
Sebuah papan interaktif multi touch : pen dan sentuhan tangan (touch screen)
yang kaya fitur, menggabungkan warna, gerak dan aktivitas suara yang
terintegrasi dengan built-in speaker penguat suara stereo sebagai pendukung
mata pelajaran.
Terpasang pada stand board yang dapat diatur ketinggiannya secara elektrik
(motorized height adjustable stand), dilengkapi gantungan proyektor serta
proyektor tipe short throw. Sejumlah negara di Eropa, Amerika, Malaysia,
Singapura, Tiongkok, Vietnam sudah menggunakannya.
Di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun ini sudah ada sekitar 2000
Whiteboard Interactive ini digunakan di sejumlah sekolahÂsekolah. Dijelaskan
lebih lanjut oleh Magnus Bengtsson, para guru pada saat yang bersamaan juga
bisa mengetahui apakah para siswa mengerti dan paham dengan apa yang
diajarkannya. Untuk itu ada perangkat yang dinamakan Learner Response System,
Merk Promethean ActivExpression2 32 Devices. Alat yang juga menjadi bagian dari
Interacrive Whiteboard.
"Sebuah perangkat ulangan/ujian siswa dengan kemampuan memungkinkan guru
mengajukan pertanyaan dengan tipe pilihan jawaban antara lain seperti pilihan
berganda, benar/salah, yes/no, mengurutkan, skala likert, input text, angka dan
persamaan matematika dimana setiap siswa dengan sarana pilihan jawaban, serta
jawaban siswa dapat direkam di perangkat guru serta guru harus dapat memeriksa
dan menampilkan hasilnya dengan cepat (maximum 15 detik)."
Untuk berhasilnya sebuah proses belajar mengajar, para guru juga harus cepat
tanggap dengan kemajuan teknologi yang ada. Belum lama ini dua guru terpilih
ikuti pelatihan promethean di Australia, mereka adalah Dewi Meriani (SMAN 33)
dengan judul System Respirasi dan Budie Dwitama (SMAN 16) dengan judul Hardware
& Software akan bertemu dengan guruÂguru dari seluruh dunia di Australia
dalam waktu dekat ini.
"Di Planet Promethean ada berkumpul 1,8 juta pendidik dari seluruh dunia
dan tersedia lebih dari 100.000 makalah pendidikan. Para guru saat ini bebas
saling berkomunikasi, bertukar pikiran mengenai kemajuan pendidikan yang
terjadi di negaranya masing-masing dan dunia. Semuanya gratis dan guruÂguru
dari Indonesia sudah banyak yang bergabung dan memanfaatkan makalahÂmakalah
pendidikan yang ada di Planet Promethean, " jelas Magnus Bengtsson.
Saling berinteraksi, mengoptimalkan perangkat teknologi pendidikan yang terus
berkembang, belajar tanpa ada batas ruang dan waktu adalah sebagian dari
berbagai upaya meningkatkan pendidikan bagi para siswa. Selain tentunya para
pengajar juga terus membekali diri dengan kemampuanÂkemampuan terakhir dalam
dunia pendidikan tingkat dunia. [L-9]
Analisis :
Teknologi Pendidikan sangat berpengaruh bagi anak bangsa yang
setiap harinya memerlukan komunikasi dan mencari infomasi yang berkaitan dengan
sekolah. Media elektronik saat ini sangat maju bahwasan anak-anak lebih sering
belajar melalu media online di bandingkan media cetak. Penambahan wawasan bagi
anak-anak saat ini sangat berkembang yang lebih maju bisa dengan cepat mencari
informasi yang di butuhkan.
Menurut Haag & Keen (1996) teknologi informasi
adalah seperangkat alat yang membantu pekerjaan dengan informasi serta
melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
Referensi :
http://sp.beritasatu.com/home/kelas-teknologi-pendidikan-dapat-menembus-ruang-dan-waktu-belajar/49991